BREAKING NEWS
Pemerintahan

Pemerintahan

Pemerintahan/block-3

Politik

Pemerintahan/block-1

Hukum

Pemerintahan/block-3

Pendidikan

Pemerintahan/block-6

Berita Pilihan

Pemerintahan/block-3

Peristiwa

Pemerintahan/block-2

Berita HOT

Pemerintahan/block-3

Latest Sport News

Yourlabel/block-4

Latest Articles

Polda Banten Gelar Apel Pengamanan Unjuk Rasa di KP3B

Polda Banten Menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Buruh, Yang Berlangsung Di Kawasan KP3B, Kamis (28/08/2025).


SERANG 
– Polda Banten menggelar apel kesiapan pengamanan aksi unjuk rasa buruh yang berlangsung di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kamis (28/08).

Apel pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria serta dihadiri Kabidpropam Polda Banten Kombes Pol Murwoto. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 540 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

Dalam arahannya, Kapolresta Serang Kota menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap tahapan pengamanan aksi. Ia mengingatkan agar seluruh personel mengedepankan sikap persuasif dan menghindari tindakan yang dapat memicu provokasi.

"Laksanakan tugas dengan profesional, utamakan keselamatan, dan pastikan tidak ada pergerakan di luar komando perwira pengendali. Tidak ada personel yang membawa senjata api selama pengamanan berlangsung," tegas Yudha. 

Selain itu, ia juga menekankan agar jajaran pengamanan tidak mudah terpancing emosi, tetap menjaga kesabaran, serta mengutamakan komunikasi yang baik dengan massa aksi. "Kita berdoa bersama agar pelaksanaan aksi unjuk rasa berjalan lancar, tertib, dan tetap dalam situasi yang kondusif. Tugas kita memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung aman,” tambahnya.

Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polda Banten untuk menjaga stabilitas kamtibmas dan memberikan rasa aman bagi seluruh pihak, khususnya masyarakat yang turut menyampaikan aspirasinya di wilayah hukum Polresta Serang Kota. (Bidhumas). (Red).

Polda Banten Gelar Rakernis Fungsi Reskrim Tahun 2025

Polda Banten Menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Reserse Kriminal Tahun 2025, Di Aston Serang Hotel, Pada Rabu, (27/08/2025).


SERANG 
- Polda Banten menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Reserse Kriminal tahun 2025 sebagai upaya strategis guna mengevaluasi capaian kinerja, mengidentifikasi berbagai tantangan, dan merumuskan langkah-langkah ke depan dalam meningkatkan efektivitas penegakan hukum, kegiatan tersebut bertempat di Aston Serang Hotel pada Rabu (27/08). 

Kegiatan ini dipimipin oleh Irwasda Polda Banten Kombes Pol Hendra Kurniawan, dihadiri Pejabat Utama Polda Banten, serta peserta rakernis.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Hendra Kurniawan menyampaikan amanat Kapolda Banten bahwa Rakernis ini memiliki makna strategis bagi seluruh jajaran reserse. “Rakernis ini menjadi momentum bagi kita untuk mengevaluasi kinerja yang telah dicapai, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan langkah-langkah ke depan guna mengoptimalkan peran penyidik,” ucapnya.

Hendra juga menyoroti dinamika perkembangan kejahatan yang semakin kompleks dan canggih. "Mulai dari kejahatan konvensional, tindak pidana kekerasan, kejahatan siber, ekonomi, korupsi, hingga peredaran narkoba yang terus berkembang dengan modus operandi yang makin rumit. Oleh karena itu, penyidik harus responsif, adaptif, dan mampu membaca dinamika perkembangan kejahatan,” tegasnya.

Diakhir Hendra berharap agar Rakernis ini dapat menjadi wadah untuk memperkuat komitmen bersama. "Saya berharap Rakernis ini menjadi wadah untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Mari kita hadirkan Banten yang aman yaitu Antisipatif, Modern, Akuntabel, dan Nurani,” tutupnya (Bidhumas). (Red).

Biro Logistik Polda Banten Gelar Rakernis Tahun 2025

Polda Banten Menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Logistik Polda Banten Dan Jajaran Tahun Anggaran 2025, Bertempat Di Le Dian Hotel Serang, Selasa, (26/08/2025).


SERANG 
– Polda Banten menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Logistik Polda Banten dan Jajaran Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Le Dian Hotel Serang, pada Selasa (26/08).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Irwasda Polda Banten Kombes Pol Hendra Kurniawan serta dihadiri oleh para PJU Polda Banten, dan personel bagian logistik dari seluruh satuan kerja.

Dalam kesempatan tersebut, Irwasda Polda Banten Kombes Pol Hendra Kurniawan menyampaikan amanat Kapolda Banten Brigjen Pol H. Hengki. "Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya selaku Kapolda Banten menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Rakernis Logistik. Kehadiran rekan-rekan sekalian merupakan bukti nyata dari komitmen, kepedulian, serta keseriusan kita semua dalam mencari solusi atas berbagai persoalan logistik, sekaligus menyamakan visi dan pemahaman dalam rangka memperkuat kesiapan organisasi Polri menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis," ujar Irwasda Polda Banten dalam amanat Kapolda Banten. 

"Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta prestasi yang telah ditunjukkan oleh seluruh personel fungsi logistik. Kinerja baik yang telah tercapai selama ini tentu harus terus kita tingkatkan, khususnya dalam hal pembinaan, pengelolaan, serta optimalisasi fungsi logistik agar keberadaannya semakin efektif dalam mendukung setiap pelaksanaan tugas pokok Polri," tambahnya. 

Kapolda Banten juga melalui amanatnya menegaskan bahwa logistik Polda Banten akan terus berkomitmen untuk pelayanan kebutuhan Logistik Personel. 

"Hari ini, saya menegaskan kembali bahwa Logistik Polda Banten berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam pemenuhan kebutuhan logistik personel. Peningkatan kualitas pengelolaan logistik harus ditopang oleh sumber daya manusia yang profesional, serta didukung modernisasi sarana dan prasarana logistik. Dengan demikian, sistem tata kelola logistik dapat berjalan dengan cepat, mudah, transparan, efektif, dan efisien. Melalui pengelolaan logistik yang berkualitas, kita mampu menghadirkan manajemen logistik yang memberikan value for money, serta mendukung terpeliharanya stabilitas demi mendorong percepatan transformasi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan," tegasnya. 

Diakhir Hendra berharap atas terselenggaranya kegiatan tersebut. "Saya berharap Rakernis ini dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalisme, dan membangun budaya kerja yang lebih modern dan akuntabel, sehingga logistik Polda Banten benar-benar menjadi motor penggerak bagi keberhasilan tugas-tugas Polri ke depan," pungkas Irwasda Polda Banten. (Bidhumas). (Red).

Kapolda Banten Hadiri Launching dan Peresmian SPPG di Kabupaten Serang

Acara Launching Dan Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Di Ponpes Bai Mahdi Sholeh Ma'amun, Dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional Dr. Ir Dadan Hindayana, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, Gubernur Banten Andra Soni dan Kapolda Banten Brigjen Pol H. Hengki, Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, serta Forkopimda Provinsi Banten. 


SERANG 
– Kapolda Banten Brigjen Pol H. Hengki menghadiri acara Launching dan Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang digelar di Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma'amun, Jl. Palka Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten pada Jumat (22/08).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional Dr. Ir Dadan Hindayana, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, Gubernur Banten Andra Soni dan Kapolda Banten Brigjen Pol H. Hengki, Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, serta Forkopimda Provinsi Banten. 

Peresmian SPPG ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan pesantren. Kehadiran Polri dalam acara ini mencerminkan sinergi lintas sektor untuk mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten Brigjen Pol H. Hengki menyampaikan apresiasinya atas inisiatif pemerintah yang menghadirkan program pelayanan gizi hingga ke pelosok daerah. "Polri sangat mendukung program ini karena kesehatan dan pemenuhan gizi adalah pondasi penting dalam membangun masyarakat yang kuat. Dengan adanya SPPG, diharapkan masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, bisa tumbuh sehat sehingga mampu menjadi penerus bangsa yang unggul," ujar Kapolda Banten. 

Selanjutnya Kepala Badan Gizi Nasional menambahkan bahwa program ini atas terselenggaranya program tersebut. "Program SPPG ini bukan hanya soal memberi makan bergizi, tetapi juga investasi besar untuk masa depan bangsa. Saat ini 60%  anak masih belum mendapat akses gizi seimbang, bahkan banyak yang tidak mampu membeli susu. Karena itu, melalui SPPG kita memastikan anak-anak dari PAUD hingga SMA dapat tumbuh sehat dan cerdas, sehingga 20 tahun mendatang mereka siap menjadi tenaga kerja produktif yang berkualitas. Dengan dukungan pemerintah pusat, daerah, dan partisipasi masyarakat, kita optimistis program ini akan menjadi fondasi penting menuju Generasi Indonesia Emas 2045," ungkap Kepala Badan Gizi Nasional.  

Terakhir Kapolda Banten menegaskan bahwa Polda Banten siap bersinergi dengan semua pihak dalam menjaga keberlanjutan program tersebut. "Kami berkomitmen untuk selalu hadir mendukung program-program pemerintah, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga dalam aspek sosial dan kemanusiaan. Karena tugas Polri bukan sekadar menjaga kamtibmas, melainkan juga memastikan masyarakat dapat hidup sehat, aman, dan sejahtera," Pungkas Kapolda Banten. (Bidhumas). (Red).

Kapolda Banten Laksanakan Kunjungan Silaturahmi Kamtibmas dengan Forkopimda Provinsi Banten

Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki, Melaksanakan Kunjungan Silaturahmi Kamtibmas Bersama Forkopimda Provinsi Banten, Turut Hadir Gubernur Banten Andra Soni, PJU Polda Banten Kombes Pol Imam Suhadi, Serta Kopolresta Serang Kota, Yand Diwakili Wakapolres Serang Kota AKBP Winarno.


SERANG 
– Dalam rangka memperkuat sinergitas dan soliditas antara aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah, Kapolda Banten Brigjen Pol H. Hengki melaksanakan kunjungan silaturahmi Kamtibmas bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten yang bertempat Gedung Negara Provinsi Banten Alun-Alun Kota Serang pada Jumat (22/08).

Hadir Dalam kegiatan tersebut Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten didampingi oleh PJU Polda Banten, Dansat Brimob Polda Banten Kombes Pol Imam Suhadi, serta Kapolresta Serang Kota yang diwakilkan Wakapolres Serang Kota AKBP Winarno. 

Kapolda Banten Brigjen Pol H. Hengki menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen bersama. "Silaturahmi ini bukan hanya sekadar kunjungan formal, tetapi merupakan komitmen kami untuk terus memperkuat kebersamaan. Karena keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen Forkopimda," ungkap Kapolda Banten 

"Kegiatan ini juga merupakan bentuk penguatan komunikasi dan koordinasi antar instansi demi mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda Banten. "Sinergitas Forkopimda merupakan kunci terciptanya keamanan dan ketertiban di Provinsi Banten. Dengan silaturahmi dan komunikasi yang baik, kami optimis seluruh tantangan yang ada dapat dihadapi bersama demi masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera," tambah Kapolda Banten.

Diakhir Kapolda Banten menekankan bahwa soliditas antara Polri dan pemerintah ini sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan. "Pentingnya soliditas antara Polri dan pemerintah daerah sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan, terlebih menjelang berbagai agenda strategis di wilayah Banten. Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin, sehingga Forkopimda Banten dapat menjadi contoh dalam membangun kebersamaan dan kolaborasi untuk kepentingan masyarakat," pungkas Kapolda Banten. (Bidhumas). (Red).

Polda Banten Laksanakan Upacara Hari Juang Polri, Angkat Tema Menuju Indonesia Maju

Polda Banten Melaksanakan Upacara Dalam Memperingati Hari Juang Polri 2025, Di Lapangan Apel Mapolda Banten, Pada Kamis (21/08/2025).

SERANG 
- Dalam rangka memperingati Hari Juang Polri 2025, Polda Banten melaksanakan upacara yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Banten pada Kamis (21/08). Hari Juang Polri 2025 mengangkat tema "Dengan Semangat Hari Juang, Polri untuk Masyarakat Menuju Indonesia Maju." 

Kegiatan ini dipimpin Irwasda Polda Banten Kombes Pol Hendra Kurniawan, hadir dalam kegiatan tersebut PJU Polda Banten, serta personel Polda Banten. 

Dalam kesempatannya Irwasda Polda Banten menyampaikan bahwa Setelah Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945, PPKI melaksanakan sidang kedua pada 19 Agustus 1945. "Sebagaimana yang dilakukan oleh para pendiri bangsa dalam sidang kedua PPKI pada 19 Agustus 1945, yang membahas tentang pembagian Provinsi, pembentukan Komite Nasional Daerah, penetapan 12 Departemen dan berdasarkan usul Oto Iskandar Dinata, menetapkan status Polisi agar dimasukkan ke dalam kekuasaan pemerintah Indonesia, maka kita sebagai aparat Kepolisian harus terus menjaga amanah itu dengan memperkuat peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara," ucap Kombes Pol Hendra Kurniawan. 

"Meneladani semangat juang Inspektur Polisi Kelas I Muhammad Jasin dan rekan-rekannya yang pada 21 Agustus 1945 menyatakan kesetiaan Polisi kepada Republik Indonesia melalui Proklamasi Polisi, kami sebagai penerus institusi Kepolisian berkomitmen untuk terus menjaga integritas, loyalitas, dan pengabdian penuh kepada bangsa dan negara," ujarnya. 

Diakhir Irwasda Polda Banten menambahkan bahwa pada tanggal 21 Agustus 1945, Inspektur Polisi Kelas I Muhammad Jasin memimpin apel pagi di Markas Polisi Istimewa Surabaya dan membacakan teks Proklamasi Polisi. “Pada tanggal 21 Agustus 1945, Inspektur Polisi Kelas I Muhammad Jasin memimpin apel pagi di Markas Polisi Istimewa Surabaya dan membacakan teks Proklamasi Polisi yang diikuti oleh seluruh anggota, kemudian beliau memerintahkan agar dilaksanakan pawai siaga untuk menunjukkan kekuatan dan kesiapan tempur menghadapi reaksi Jepang serta menginstruksikan penempelan pamflet Proklamasi Polisi sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan Republik Indonesia," tutupnya (Bidhumas). (Red).

Gubernur Banten Andra Soni Dampingi Mendagri Tinjau Harga Pangan di Pasar Induk Rau, Kota Serang

Gubernur Banten Andra Soni, Dampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karanvian, Melakukan Kunjungan Kerja Kepasar Rau, Kota Serang, Pada Rabu, (20/08/2025).


Gubernur Banten Andra Soni mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Pasar Induk Rau, Kota Serang, Rabu (20/8/2025). Kunjungan itu mengecek langsung kondisi harga kebutuhan pokok sekaligus meninjau distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog.

Andra Soni mengatakan, 

Pemprov Banten selama ini selalu responsif  terhadap upaya pengendalian inflasi melalui stabilisasi harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional. Pemprov Banten melalui BUMD siap bersinergi dengan Bulog untuk memastikan distribusi beras SPHP berjalan lancar di seluruh wilayah Provinsi Banten.

“Distribusi harus tepat sasaran agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” kata Andra Soni.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengatakan Pasar Induk Rau dipilih karena merupakan salah satu pasar rakyat terbesar di Kota Serang sehingga menjadi barometer harga kebutuhan pokok.

“Dari rapat rutin setiap Senin yang kita lakukan, kita melihat komoditas yang sering mengalami kenaikan adalah bawang merah, cabai merah, beras, tomat, daging ayam, telur, dan minyak goreng,” kata Tito.

Ia menyebutkan harga sejumlah komoditas relatif stabil. Bawang merah kini berada pada kisaran Rp30.000–Rp35.000 per kilogram, jauh lebih rendah dibanding harga sebelumnya yang pernah mencapai Rp70.000. Demikian juga harga cabai yang saat ini rata-rata Rp35.000, turun signifikan dibanding sebelumnya yang sempat menyentuh Rp100.000.

Harga beras juga terjaga berkat intervensi SPHP dari Bulog dengan harga Rp12.000 per kilogram atau Rp60.000 per kemasan 5 kilogram. “Intervensi ini berhasil menjaga harga beras di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Kami berterima kasih kepada Badan Pangan Nasional dan Bulog yang sudah bekerja maksimal,” ujarnya.

Untuk distribusi bahan pokok,  Mendagri menegaskan untuk terus berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan. “Kesimpulannya harga pangan relatif stabil,” tambahnya.

Mendagri menegaskan, Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian khusus terhadap ketersediaan beras nasional. Saat ini cadangan beras mencapai lebih dari 4 juta ton, dengan 1,3 juta ton sudah dialokasikan untuk intervensi pasar hingga Desember 2025.

“Presiden mewanti-wanti agar harga tetap menguntungkan petani, tapi juga tidak memberatkan masyarakat. Jangan ada permainan curang seperti penimbunan atau pengoplosan beras. Jika ada, itu melanggar undang-undang perlindungan konsumen dan bisa dikenakan pidana,” tegas Tito.

Direktur Utama Bulog, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan pihaknya telah menyalurkan beras SPHP melalui tujuh jalur distribusi. Mulai dari pedagang pasar, koperasi desa, instansi pemerintah termasuk TNI-Polri, hingga ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret.

“Total stok dari Bapanas sebanyak 1,3 juta ton, dan hingga hari ini sudah tersalur sekitar 45 ribu ton. Per hari kita distribusikan rata-rata 6–7 ribu ton. Stok masih sangat aman dan masyarakat tidak perlu khawatir,” jelas Ahmad Rizal.

Bulog juga memastikan kualitas beras terjaga melalui proses fumigasi dan perawatan gudang secara rutin. “Beras SPHP layak konsumsi, bersih, sehat, tanpa kutu dan kotoran. Penjualan juga diawasi melalui aplikasi berbasis KTP agar lebih terkontrol,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen maupun konsumen.

“Presiden tidak ingin harga gabah di bawah Rp6.500 per kilogram. Itu harga dasar yang wajib diikuti penggilingan padi. Sementara untuk konsumen, harga beras tidak boleh melebihi HET,” kata Arief.

Ia juga mengimbau penggiling padi untuk tetap berproduksi sesuai ketentuan. “Jangan ada penyalahgunaan label. Kalau isinya medium jangan ditulis premium. Ke depan, semua harus sesuai agar distribusi berjalan baik dan masyarakat terlindungi,” ujarnya. (Red).