BREAKING NEWS
Pemerintahan

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Guru Ciptakan Inovasi Pembelajaran

 

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengajak para guru menciptakan inovasi pembelajaran.

 


SERANG - Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengajak para guru menciptakan inovasi pembelajaran. Hal tersebut merupakan upaya dalam meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.


“Dalam momen ini, inovasinya mengoptimalkan akses digital dalam proses pembelajaran yang langkah-langkahnya merupakan bagian dari meningkatkan SDM yang dimulai dri anak usia dini,” kata Al Muktabar didampingi Bunda Paud Provinsi Banten Tine Al Muktabar usai menghadiri kegiatan Pendampingan Sekolah Online Guru PAUD/TK/RA 8 Kabupaten/Kota di Gedung Negara, Kota Serang, Jumat, (01/12/2023).


Dikatakan, pendidikan anak usia dini  merupakan ruang pembentuk sistem nilai  yang dapat membantu proses perkembangan anak lebih optimal. Pendidikan anak usia dini juga, diartikan pembentukan karakter yang dibutuhkan dalam misi mempersiapkan kesejahteraan masyarakat sedari awal.


“Hal ini penting sekali, sedari awal akan menjadikan karakternya untuk punya minat yang baik, jadi punya tata kerja, keseharian dan, nilai-nilai positif yang baik sedari awal. Itu merupakan satu rangkaian SDM Indonesia yang akan semakin kuat khususnya di Provinsi Banten,” jelas Al Muktabar.


Dengan terus dilakukan peningkatan inovasi pembelajaran, Al Muktabar berharap mampu membentuk sumber daya manusia yang memiliki kognitif, afektif, dan psikomotorik yang kuat. 


“Kemampuan dari SDM ini ternyata mampu mempercepat kesejahteraan masyarakat, dengan metode pembelajaran yang terus kita transformasikan pengetahuan, dan keterampilan para generasi muda ini akan lebih luas,”ungkapnya.


Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Banten Tine Al Muktabar menyampaikan kegiatan ini merupakan program dari Pokja Bunda PAUD yang bertujuan untuk mendampingi tumbuh kembang anak usia dini. Dimana pendekatan perkembangannya tidak hanya dilakukan oleh orang tua saja, tapi juga melalui proses pembelajaran bersama guru-guru pendidik tingkat anak usia dini.


“Pokja PAUD mengadakan sekolah online pendamping guru anak usia dini yang menyenangkan. Konsep pembelajaran yang menyenangkan ini sangat penting bagi anak usia dini untuk mengoptimalkan tumbuh kembang utamanya tumbuh kembang otaknya,” jelasnya. 


Ia menyampaikan, demi mempersiapkan tumbuh kembang anak yang optimal, pihaknya terus melakukan inovasi pada beberapa pendukung proses pembelajaran. Inovasi tersebut di antaranya pengembangan kurikulum, pengembangan media dan metode pembelajaran serta pembelajaran etika dan seni yang dikolaborasikan dengan program studi anak usia dini.


“Dan saat ini adalah program pendampingan secara tatap muka langsung yang didampingi narasumber yang menilai bagaimana implementasi hasil dari sekolah online yang sudah diperoleh dari para pendidik sebelumnya,” jelasnya.


Ia berharap, kegiatan ini bisa menciptakan proses pembelajaraan yang bermakna bagi anak usia dini. Dengan konsep bermain sambal belajar, memberikan pertumbuhan yang baik bagi tumbuh kembang anak.


“Konsepnya bermain tetapi maknanya memberi nilai dan itu membuat anak-anak  bertumbuh kembang dengan baik. Sekaligus proses pembelajaran, itu juga akan menciptakan pembelajaran yang positif menyenangkan dan itu bisa di tindak lanjuti oleh kita mulai dari sekarang,”pungkasnya.


Sebagai informasi  kegiatan ini melibatkan 600 pendidik anak usia dini se-Provinsi Banten. Selain memberikan pendampingan kepada para pendidik, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar didampingi Bunda PAUD Provinsi Banten Tine Al Muktabar menyerahkan penghargaan kepada 80 sekolah pemenang pelaksanaan Program Transisi PAUD ke SD Yang Menyenangkan di Provinsi Banten.

(Syh/Red)

LEBAK - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojanti mengatakan Stasiun Rangkasbitung bakal berkembang menjadi stasiun penghubung. Semakin melengkapi sarana dan prasarana pendukung warga masyarakat Provinsi Banten.


Hal itu diungkap Virgojanti pada penyerahan biaya kerohiman kepada warga Muara Ciujung Barat yang terdampak penertiban lahan luncuran Stasiun Rangkasbitung di Cafe Rb-One Cafe and Resto Jl. Ki Maklum No. 12, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Jumat (1/12/2023).


“Proses pelaksanaan, tahapan berlangsung 1 tahun. Mulai dari sosialisasi, pengukuran, appraisal atau taksiran, hingga koreksi ukuran,” ungkapnya.


“Ikhlas tidak Bapak/Ibu?” tanya Virgojanti kepada warga terdampak. Warga yang hadir serempak menjawab ikhlas.


Dikatakan, mayoritas warga yang mendapatkan kerohiman, telah menempati lahan PT KAI lebih dari 20 tahun. Hingga saat ini tidak ada gejolak warga terdampak.


“Uang kerohiman ditransfer langsung ke rekening masing-masing warga terdampak,” pungkasnya.


Seperti dijelaskan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jakarta Lukman Al Amin, penggantian dilakukan terhadap 22 bidang dengan nilai Rp800 juta.


Sebagai informasi, pembangunan perluasan stasiun Rangkasbitung Tahap I sendiri telah dimulai sejak tahun 2022. Saat ini tengah dilakukan pembangunan Tahap 2. Kementerian Perhubungan RI menargetkan selesai pada Agustus 2024.


Setelah perluasan stasiun dilakukan, diharapkan dapat mempermudah aksesibilitas penumpang karena adanya integrasi dengan terminal dan tambahan akses masuk stasiun melalui sisi belakang. Kemudian, kapasitas stasiun akan meningkat dari 38.000 penumpang per hari menjadi 83.000 penumpang per hari. (syh/red)

« PREV
NEXT »

No comments